Tepat pada 1 April tahun 2026 ini, Penerbit Jabal genap berusia 22 tahun. Perjalanan lebih dari dua dekade ini menjadi bukti komitmen dalam menyediakan literatur keislaman yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Sejak awal berdiri pada tahun 2004, Penerbit Jabal terus memegang teguh identitas utama yaitu ‘Spesialis Menerbitkan Al Quran dan Buku Islam’. Fokus inilah yang membuat karya cetakan fisik Penerbit Jabal tetap bertahan dan dicari oleh masyarakat luas di tengah pesatnya tren serba digital saat ini.
Mencetak mushaf Al Quran tentu menuntut ketelitian tingkat tinggi. Bagi tim Penerbit Jabal, proses ini bukan sekadar urusan cetak-mencetak buku biasa. Ada tanggung jawab besar di balik setiap mesin yang beroperasi untuk memastikan tidak ada satu pun huruf atau tanda baca yang salah cetak. Setiap lembaran mushaf yang diproduksi adalah amanah yang harus dijaga kemurniannya hingga sampai ke tangan pembaca.
Langkah untuk memastikan kualitas dan kesahihan tersebut diwujudkan secara nyata. Seluruh cetakan mushaf terbitan Penerbit Jabal wajib melalui tahapan pemeriksaan ketat dan memiliki tanda tashih resmi dari Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama Republik Indonesia. Kehadiran tanda tashih ini sangat penting agar masyarakat merasa tenang, aman, dan yakin dengan akurasi ayat yang mereka baca sehari-hari.
Seiring berjalannya waktu, dedikasi ini memberi manfaat yang semakin luas. Berawal dari langkah kecil, kini jangkauan Penerbit Jabal telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Mereka terus dipercaya mendukung berbagai program kebaikan dengan menyediakan Al Quran dan buku Islam berkualitas untuk kebutuhan wakaf masyarakat, pesantren, yayasan, hingga beragam majelis taklim.
Kini di usia yang baru, tujuan Penerbit Jabal tetap sederhana. Mereka ingin terus menghadirkan literatur Islam yang bermanfaat luas bagi umat. Harapannya, setiap Al Quran dan buku Islam yang dibaca, dipelajari, serta diamalkan dapat terus membawa kebaikan yang pahalanya mengalir tanpa henti.










