LAZIS Al Hilal turut berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi 9th International Conference of Zakat (ICONZ) 2025, sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI sebagai ruang strategis transformasi zakat dan filantropi di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital.
Konferensi ICONZ 2025 dilaksanakan secara langsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan menjadi forum penting bagi para praktisi, akademisi, serta lembaga zakat dari berbagai daerah untuk membahas masa depan pengelolaan zakat dalam konteks global.
Pada pelaksanaan tahun ini, ICONZ mengangkat tiga topik utama yang menjadi sorotan dalam diskusi filantropi Islam, yaitu The Future of Zakat (Masa Depan Zakat), Zakat–State Dynamics (Dinamika Zakat dan Negara), serta Global Philanthropy for Inclusive Humanity (Filantropi Global untuk Kemanusiaan yang Inklusif).
Alhamdulillah, LAZIS Al Hilal diwakili langsung oleh Hendra Setiawan, sebagai bentuk komitmen lembaga untuk terus mengikuti perkembangan, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat yang adaptif terhadap era digital.
Partisipasi LAZIS Al Hilal dalam ICONZ 2025 memberikan berbagai manfaat strategis, di antaranya sebagai ajang bertukar dan berbagi ilmu, mempelajari model-model pengelolaan zakat yang efektif, pemanfaatan teknologi digital dalam filantropi, serta memperluas jejaring dan silaturahmi dengan para pakar, akademisi, dan lembaga zakat terkemuka.
Melalui keikutsertaan dalam konferensi internasional ini, LAZIS Al Hilal semakin meneguhkan komitmennya dalam menjaga amanah zakat umat agar dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Insya Allah, zakat yang dihimpun akan kembali kepada umat melalui program-program pemberdayaan dan bantuan yang tepat sasaran.
Diharapkan, ilmu dan wawasan yang diperoleh dari ICONZ 2025 dapat menjadi bekal berharga bagi LAZIS Al Hilal untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat di masa mendatang.












