Japnas Jabar Dorong Kolaborasi Pengusaha dan UMKM, Wagub: Peran Mentoring Sangat Penting

Japnas Jabar Dorong Kolaborasi Pengusaha dan UMKM, Wagub: Peran Mentoring Sangat Penting

Semangat kolaborasi dan penguatan jejaring usaha mengemuka dalam pelantikan Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Barat periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan Seminar Wirausaha di Hotel Preanger, Bandung, Senin (23/2/2026).

Selain agenda pengukuhan pengurus, kegiatan ini menghadirkan Seminar Wirausaha dengan narasumber pengusaha pariwisata Asep Stroberi serta pengusaha transportasi darat dari Blue Bird Group, Bayu Priawan Djokosoetono. Diskusi dipandu oleh pengusaha Jawa Barat Zoelkifli M Adam dan mengulas berbagai kiat sukses dalam mengembangkan usaha.

Ketua Umum PP Japnas, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha besar, menengah, dan pelaku UMKM. Ia mendorong agar pengusaha skala besar turut membina serta menggandeng UMKM agar mampu tumbuh dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan apresiasinya atas pelantikan kepengurusan Japnas Jawa Barat. Ia berharap Japnas dapat menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi pelaku UMKM di Jawa Barat.

“Peran mentoring dari pengusaha besar dan menengah sangat penting untuk meningkatkan kapasitas UMKM. Pemerintah Provinsi Jawa Barat terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi lintas sektoral,” ujar Erwan.

Ketua Japnas Jawa Barat Iwan Gunawan menegaskan bahwa Japnas harus menjadi ruang kolaborasi aktif, bukan sekadar forum silaturahmi. Menurutnya, kepengurusan ke depan akan difokuskan pada penguatan kapasitas anggota, akses pembiayaan, kemitraan strategis, serta pengembangan sektor unggulan daerah.

Dalam struktur kepengurusan baru, H. Dudung Sudiana dipercaya sebagai Ketua Bidang Usaha Pertambangan, sementara H. Asep Stroberi menjabat Ketua Bidang Usaha Hotel dan Restoran. Kedua sektor tersebut dinilai strategis dalam menopang perekonomian daerah.

H. Dudung Sudiana menegaskan komitmennya untuk mendorong tata kelola pertambangan yang profesional dan berkelanjutan. “Sektor pertambangan harus dikelola secara bertanggung jawab, memperhatikan aspek lingkungan dan dampak sosial bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, Japnas Jawa Barat diharapkan mampu menghadirkan program kerja konkret yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kemandirian pengusaha lokal di berbagai sektor strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *