Bandung, 25 Juli 2026 – GAUL 2026 (Gekrafs Jabar Aksi Bari Ulin) tidak hanya menjadi ruang berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif Jawa Barat, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kolaborasi lintas sektor melalui produksi film Ra.ha.yu, sebuah karya yang mengangkat kisah pengabdian seorang guru dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Film Ra.ha.yu menjadi salah satu contoh nyata bagaimana subsektor film, sebagai bagian dari 17 subsektor ekonomi kreatif, mampu menyatukan berbagai potensi mulai dari pendidikan, musik, fotografi, desain komunikasi visual, animasi, teknologi digital, seni rupa, kriya, fesyen, arsitektur (set dan artistik), kuliner, hingga dunia usaha dan dunia industri.

Kolaborasi ini diprakarsai oleh GEKRAFS Jawa Barat bersama PT Chlorine Digital Media sebagai penggerak ekosistem kreatif yang menghubungkan komunitas, industri, dunia pendidikan, pemerintah dan talenta muda dalam satu proses produksi yang terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, SMK Al-Wafa dipercaya sebagai mitra strategis sekaligus tim produksi film Ra.ha.yu. Keterlibatan sekolah bukan sekadar menjadi lokasi praktik, melainkan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri (project-based learning), di mana siswa dan guru terlibat langsung dalam proses kreatif bersama para profesional.
Produksi film ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Ketua dan Pengurus GEKRAFS Jawa Barat, pengurus GEKRAFS kabupaten/kota se-Jawa Barat, komunitas kreatif, akademisi, pelaku industri, hingga mitra dunia usaha. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi kreatif memerlukan ekosistem yang saling mendukung, bukan hanya karya individual.
Melalui GAUL 2026, publik tidak hanya diajak menyaksikan proses di balik layar produksi film, tetapi juga mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti pameran 17 subsektor ekonomi kreatif, talkshow, workshop, business matching, hingga diskusi pascaproduksi film Ra.ha.yu yang menghadirkan produser, sutradara, pemeran, serta para kolaborator.
Mengangkat tema tentang dedikasi seorang guru dan makna kasih sayang yang sering tidak terucapkan, Ra.ha.yu diharapkan mampu menghadirkan refleksi sosial sekaligus menunjukkan bahwa industri film dapat menjadi media edukasi, penguatan karakter, dan pengembangan talenta generasi muda.

Kolaborasi antara GEKRAFS Jawa Barat, PT Chlorine Digital Media, SMK Al-Wafa, serta berbagai mitra industri diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi kreatif berbasis kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa sekolah, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dapat membangun ekosistem yang saling menguatkan melalui karya kreatif yang berdampak.
Melalui GAUL 2026, GEKRAFS Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor, sementara PT Chlorine Digital Media terus mendorong keterhubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri kreatif agar melahirkan talenta yang siap berkarya, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kreatif Indonesia.












